US turns over helicopters, surveillance equipment to PAF

AS menyerahkan helikopter, peralatan pengawasan ke PAF


Pia Lee-Brago – Bintang Filipina

15 Oktober 2021 | 12:00 pagi

MANILA, Filipina — Amerika Serikat menyerahkan lima helikopter Black Hawk dan empat sistem udara tak berawak ScanEagle senilai P20 juta kepada Angkatan Udara Filipina (PAF) selama upacara di Pangkalan Udara Clark di Pampanga, Rabu.

Donasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran domain Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) dan kemampuan keamanan perbatasan.

Platform ini akan memberikan kemampuan tambahan dalam intelijen tak berawak, pengawasan, pengintaian serta mendukung kontraterorisme, bantuan kemanusiaan, dan upaya bantuan bencana.

Kuasa Usaha AS Heather Variava bergabung dengan Laksamana John Aquilino, komandan Komando Indo-Pasifik AS, dan perwakilan dari Kelompok Bantuan Militer Gabungan AS di kedutaan selama pergantian tersebut.

Menteri Pertahanan Delfin Lorenzana, yang menghadiri upacara tersebut bersama dengan komandan jenderal PAF Letnan Jenderal Allen Paredes, mengatakan helikopter baru akan sangat penting dalam menjaga masyarakat dan orang-orang aman dari ancaman keamanan dan bencana.

“Dengan tambahan empat kendaraan udara tak berawak ScanEagle ketinggian rendah yang tahan lama, kemampuan pengintaian dan pengawasan udara kami akan ditingkatkan,” kata Lorenzana.

“Dengan lima Black Hawk lagi, Angkatan Udara Filipina sekarang dapat lebih baik memberikan operasi pengangkatan dan penyelamatan taktis siang dan malam yang cepat dan berkelanjutan serta operasi pencarian dan penyelamatan non-tempur,” tambahnya.

Variava mengatakan AS tetap berkomitmen pada janjinya untuk membantu memodernisasi Angkatan Bersenjata Filipina, mencatat bahwa ini akan semakin memperkuat kemampuan gabungan kedua negara dalam bekerja sama menuju Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

AS memberikan bantuan hibah kepada AFP dan mempercepat penjualan senjata dan amunisi untuk mendukung tujuan modernisasi militer Filipina dan upaya keamanan maritim, dan bantuan kontraterorisme dan kemanusiaan serta persyaratan bantuan bencana.

Filipina adalah penerima bantuan militer AS terbesar di kawasan Indo-Pasifik.

Sejak 2015, AS telah mengirimkan lebih dari P50,6 miliar pesawat, kapal, kendaraan lapis baja, senjata kecil dan peralatan militer lainnya ke Filipina saat tentaranya berlatih berdampingan dengan pasukan Filipina.

Aussies aman

Tiga awak helikopter MH-60R Seahawk Angkatan Laut Australia selamat setelah membuang aset udara mereka di Laut Filipina selama penerbangan rutin semalam, kata Departemen Pertahanan Australia kemarin.

Australia mengatakan pesawat itu beroperasi dari HMAS Brisbane sebagai bagian dari penyebaran kehadiran regional dengan HMAS Warramunga, ketika kru melakukan pendaratan darurat di air.

HMAS Brisbane mengerahkan kapal laut dan menyelamatkan kru 20 menit setelah kejadian.

Para kru menerima perawatan pertolongan pertama untuk cedera ringan sekembalinya mereka ke Brisbane.

Komandan Armada Australia Laksamana Muda Mark Hammond memuji awak kedua kapal karena merespons dengan cepat.

“Penyelamatan yang berhasil adalah penghargaan atas pengabdian pada tugas dan keterampilan para perwira dan pelaut HMAS Brisbane,” kata Hammond.

“Tindakan segera mereka memastikan kelangsungan hidup awak pesawat, memvalidasi pelatihan signifikan yang dilakukan jika terjadi keadaan darurat seperti ini,” katanya. – Ralph Edwin Villanueva


Source : HK Pools